“Jangan tanya apa yang negara bisa berikan kepadamu, tapi tanyakan apa yang kamu berikan kepada negaramu.” Kutipan terkenal pidato inaugurasi John F Kennedy tersebut kerap diulang sebagai seruan pengabdian warga negara, simbol patriotisme. Banyak pemimpin memakainya untuk menekankan pentingnya bakti rakyat kepada negara, misalnya: ”Mengabdi kepada negara adalah kewajiban dan kehormatan bagi setiap warga negara”.
Namun, kutipan dari pidato Kennedy tersebut justru kini terasa timpang, tidak pas. Bukan karena ajakan itu salah, tetapi lantaran negara kerap kali hanya menggotong separuh dari pesan tersebut. Yang ditekankan adalah bagian yang menuntut rakyat untuk berkorban.
Padahal ada sisi sebaliknya, yakni memastikan negara hadir, melindungi, dan memenuhi tanggungjawabnya melalui tindakan nyata. Ketimpangan ini tampak sangat jelas ketika Indonesia hari-hari ini kembali diterjang bencana ekologis.
Baca selengkapnya di sini https://www.kompas.id/artikel/ketika-bakti-negara-kepada-rakyat-diuji-bencana-ekologis?open_from=Opini_Page
Penulis: Aloysius Gunadi Brata
Editor: Angelina Komala




