UAJY Gelar Diskusi Buku “Bacaan Bumi” Bahas Pemikiran Ekologis untuk Indonesia
UAJY Gelar Diskusi Buku “Bacaan Bumi” Bahas Pemikiran Ekologis untuk Indonesia

Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menggelar Diskusi Buku Bacaan Bumi: Pemikiran Ekologis untuk Indonesia pada Rabu, 26 November 2025, bertempat di Ruang 3303 Kampus 3 Gedung Bonaventura UAJY. Diskusi buku ini menghadirkan sejumlah narasumber lintas disiplin, yakni Prof. Gerry van Klinken, Suryo Adi Pramana, S.IP., M.Si., serta Prof. Aloysius Gunadi Brata. Kegiatan dipandu oleh Joana Zettira Da Costa sebagai moderator. Forum ini bertujuan membuka ruang dialog kritis mengenai isu ekologis dan keberlanjutan dalam konteks Indonesia.
Dalam diskusi tersebut, Prof. Gerry van Klinken menekankan buku Bacaan Bumi sebagai ajakan membuka cara pandang baru atas relasi manusia dan alam melalui pendekatan lintas disiplin serta kritik terhadap paradigma pertumbuhan tanpa batas. Suryo Adi Pramana kemudian menyoroti keterkaitan kapitalisme dan otoritarianisme dalam sejarah krisis ekologis Indonesia, yang mendorong eksploitasi sumber daya alam dan meninggalkan dampak kerusakan lingkungan serta ketimpangan sosial hingga kini. Sementara itu, Prof. Aloysius Gunadi Brata memaparkan konsep degrowth sebagai upaya menata ulang sistem ekonomi agar tunduk pada batas ekologis dan berorientasi pada kualitas hidup yang lebih adil dan berkelanjutan.
Diskusi ini diikuti oleh mahasiswa lintas jurusan di lingkungan UAJY, mulai dari bidang ekonomi, sosial, hingga humaniora, serta dihadiri pula oleh peserta dari luar kampus yang memiliki minat pada isu lingkungan dan keberlanjutan. Antusiasme peserta terlihat dari sesi tanya jawab yang berlangsung aktif dan kritis.
Kegiatan Diskusi Buku Bacaan Bumi: Pemikiran Ekologis untuk Indonesia ini diselenggarakan melalui kerja sama Laboratorium Ekonomi Bisnis (LEB) dan Kantor Kemahasiswaan, Alumni, dan Campus Ministry (KKACM) Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Melalui kolaborasi ini, UAJY menegaskan komitmennya sebagai ruang akademik yang mendorong dialog lintas disiplin, refleksi kritis, serta kesadaran kolektif dalam merespons krisis ekologis dan tantangan keberlanjutan di Indonesia.
Penulis: Angelina Komala
Editor: Aloysius Gunadi Brata

“Economic Complexity”: Penawar Paradoks Kelimpahan?